Oleh: amrilarifin | 30 Agustus 2014

Setelah Sekian Lama

Sekian lama Blog ini terkubur, mungkin selain kesibukan, dan juga ditambah password yang ilang, tetapi kayaknya terutama waktu yang memang tidak bisa terbeli … but anyway, ada semangat baru untuk kembali memulai …

IMG_1365 Baca Lanjutannya…

Dari judulnya, nampak sadis kali ya? judul ini saya ambil dari tulisan Mas Fatih … dalam tulisan Mas Fatih juga lebih lanjut dikatakan sbb:

TIDAK PERLU!” jawaban tegas seakan terlontar dari mulut mayoritas remaja (63 persen) yang disurvei Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tetes darah keperawanan kebanyakan remaja saat ini pertama mengalir bukan di malam pertama pernikahan, tapi di malam pertama pacaran. Tak peduli apakah saat mereka pacaran itu masih sekolah SMA atau malah SMP. Bukan itu saja, tetesan darah lain juga mengalir saat pacaran: tetesan darah bayi yang digugurkan … Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 22 Februari 2009

Pemilu 2009 , Empat Parpol Akan Bertahan

Sebanyak empat partai diperkirakan akan bertahan dalam Pemilu 2009 nanti menyusul adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penolakan uji materi pasal 9 Undang-Undang Pilpres UU No. 42/2008 .

Hal tersebut disampaikan pengamat politik Universitas Indonesia Chusnul Mar’iyah, saat diskusi Menakar Kualitas Calon Presiden, di Universitas Satya Negara Indonesia, Jakarta, Sabtu ( 21/2 ). “Karena keputusan MK itu, hanya ada empat partai besar yang bertahan,” kata Chusnul.

Chusnul menyebut partai yang akan bertahan yakni, Partai Golkar, PDI-Perjuangan, Partai Demokat, dan satu partai alternatif di luar itu.

“Belum tahu yang satu lagi. Golkar yang paling besar. Dia akan memperoleh banyak suara,” ujar Chusnul. Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 21 Oktober 2008

Loket PLN aja MATI LAMPU

Ini kejadian di Sulawesi Tengah, Kawan saya nunggak bayar listrik 2 bulan, untungnya belum diputus, tapi begitu mau bayar tagihan, dah ngantri diloket, eh mati lampu … gak bisa cetak tagihan, … alamak jika di loket PLN aja juga mati lampu, bgmn dgn yang lain? dah segitu parah krisis energy di negara kita … Ooh, semoga putra-putri terbaik bangsa yang saat ini lagi mengerjakan pembangunan PLTA Poso di Sulewana, dapat segera mempersembahkan karyanya buat Bangsa (konon PLTA ini bakal jadi karya pertama yang dihasilkan oleh tangan pribumi tanpa campur tangan asing, seperti PLTA sebelumnya) … dan jangan lupa untuk selalu hemat listrik, hemat energy …

Komponen Turbin PLTA Poso

Oleh: amrilarifin | 15 Oktober 2008

Cinta Terlarang dan Cowok Normal

Sudah kebiasaan, setiap kali bepergian saya berusaha mencari teman (buku) untuk dibaca dalam perjalanan, lebih sering novel, apakah temanya cinta, scientist, populer … yang penting mbaca … Saat tiba di Palu saya coba kesalah satu toko buku di Mall Tatura, setelah bolak-balik, nglirik buku satu dan lainnya, akhirnya pilihan tertuju pada dua buku, salah satunya berjudul: CINTA TERLARANG CINTA TERINDAH … dengan semangat 45 segera menuju kasir, bayar, dan kembali pulang ke mess.

Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 30 September 2008

MEMAHAMI dan MENGHARGAI HIDUP …

Teman saya mengirimi SMS selamat lebaran seperti ini:

Selamat Datang dalam penerbangan “Ramadhan Air”, dengan nomor penerbangan “1429 H”, dengan tujuan “Idul Fitri”, kita akan terbang dengan ketinggian “29-30 hari”, diatas permukaan “Haus dan Lapar”, Para penumpang diwajibkan untuk memakai “Sabuk Puasa dan menegakkan Kursi Sholat”. Penerbangan ini adalah penerbangan bebas “Asap Perselisihan”, saya selaku pilot dan awak kabin yang bertugas, mengucapkan Selamat Menikmati Penerbangan ini, Mohon Maaf Lahir Batin …

SMS nya cukup kreatif, dan menarik untuk membacanya sampai akhir, atau mungkin meneruskannya dengan merubah nama dan di forward ke rekan-rekan yang lain … tapi tulisan ini tidak akan berlanjut membahas tentang gaya dan tulisan SMS nya, melainkan menyadarkan saya sekali lagi bahwa Ramadhan ini akan berakhir, …

Bulan yang penuh berkah, begitu selalu terdengar, baik ceramah uztad di masjid, ataupun ceramah dan tayangan dari berbagai stasiun TV dan lainnya, … ya memang penuh berkah, selain amalan yang berlipat ganda dari Nya, juga menuntun kita untuk lebih khusyu beribadah dalam membersihkan diri hingga dapat kembali fitrah …

Ketika Ramadhan berlalu, kita menuju puncak dengan merayakan Idul Fitri, atau Lebaran … masihkan lebaran menjadi milik semua orang? Begitu banyak saudara-saudara kita yang rasa-rasanya tidak ada beda lebaran dengan tidak lebaran … jauh berbeda dengan kita yang ketika usai sholat ied pulang kerumah dan menikmati hidangan yang segera berpindah ke perut kita lantaran kita suap dengan lahap … seolah pembalasan dari puasa yang kita lakoni selama sebulan (atau mungkin juga tidak cukup sebulan, jika lemah iman). Mereka tidak ada bedanya, lebaran bukan lebaran, Ramadhan bukan Ramadhan tetap juga puasa …

Kita bisa berbaju baru, entah dari Boutique ternama, atau Mall, semuanya baru dari atas hingga bawah … tapi mereka? Sekali lagi tidak ada bedanya … sudah begitu kita masih saja tidak bersyukur dengan THR yang masih juga kita anggap rendah, bagaimana bisa lebaran kalau THR nya cuma segini? Masya Allah … Syukur dapat THR, Syukur masih ada yang diharap tiap bulannya … tidak usah berpikir mencakar ke sana-sini …

Simak, cerita si Mada (nama samaran), bekerja sebagai satpam dengan gaji 400 ribu, dan mendapatkan THR 250 ribu, … dengan anak 5 orang, … setiap kali saya menemuinya senyum ikhlas selalu terlintas di wajahnya, saya belajar banyak dari cara dia memandang hidup, kadang dia nyambi membersihkan rumput dan taman dirumah-rumah tetangga, lumayanlah dapat 50 ribu, … ibadahnya juga jalan terus, Alhamdulillah … dia juga semangat menyambut lebaran, meski tidak semua harus baru …

Teringat lebaran yang saya lalui bersama my soulmate, sekitar tahun 2002-2004, usai sholat ied, … bermaaf-maafan dan menelpon ke makassar mengobati rindu dengan ayah, ibu, nenek, tante dan om (waktu itu Pamanda tercinta Ir. Armaya Renreng masih ada: semoga Paman tenang di alam sana), lantas dengan nikmat dan lahapnya menyantap mie instant rasa Coto Makassar … ah, kenyang juga … Alhamdulilah …

Satu hal pelajaran berharga yang bisa saya petik adalah: “Lebih atau Kurang”, “Ada atau Tiada”, masalahnya adalah SEJAUH MANA KITA MEMAHAMI DAN MENGHARGAI HIDUP … ARIFIN, AMRIL beserta Keluarga mengucapkan: “SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H”.

Oleh: amrilarifin | 20 Agustus 2008

This Day

Hari ini tigapuluhdua, ucapan selamat dari rumah: ayn, mamanya, mami-papi, sister; kerabat dan saudara/i di Sulewana, serta ditambah lagi surprise cake from Juz, thanks to you: Juz, R7 + F&A Crew, and all of friend … beruntung rasanya berkawan dengan kalian semua … love you all.

Yah, bertambah lagi setahun, semoga selalu dalam jalan, bimbingan serta lindungan Nya, … aza yang ada, tentunya sebagai dasar pijak untuk melangkah, sebelum melangkah ke aza yang lainnya, … Amin

Oleh: amrilarifin | 19 Agustus 2008

Ada Syaitan di atas Gunung

Ada Syaitan di atas gunung,

ia melihat kearah kita dengan tajam matanya yang merah,

mata yang akan menikam keberanianmu

untuk tunduk dan patuh padanya,

semakin ia dekat maka akan terhirup aroma arak

dari bercawan-cawan nista yang telah dia teguk,

perhatikan kerah baju di lehernya,

tidakkah kau lihat sisa lipstick

para penghibur yang dibunuhnya?

Waspadalah, Waspadalah, Waspadalah …

Ada Syaitan Di Atas Gunung.

Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 18 Agustus 2008

“Suami” of the year

Berikut ini kiriman dari teman,

beberapa foto unik tentang “suami” of the year:

Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 18 Agustus 2008

3 Hari untuk selamanya (selesai)

 

Hidup memang penuh dengan ujian, namun kita harus percaya bahwa Allah SWT tidak akan memberikan beban kepada hamba Nya, jika kita tidak sanggup untuk menghadapinya, … maka percayalah bahwa masalah apapun akan menemukan jalan keluarnya. Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 16 Agustus 2008

3 Hari untuk selamanya (dua)

ia berlari menujumu,

dengan mawar di genggaman,

merekah bersama embun,

mentari tertawa,

Kau Hawa yang tergoda

dan Ia Adam yang menggoda

 

Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 16 Agustus 2008

3 Hari untuk selamanya (satu)

Cinta tidak pernah salah, ia mengalir dengan deras seperti air luncur di sulewana, tanpa bisa kau kendalikan, ia bisa datang dengan seketika, cepat, dan pergi pula dalam sekejab, seperti burung-burung yang hinggap dipepohonan, terbang dan melompat kemana saja ia mau, tidak satupun hati bisa menolaknya. Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 15 Agustus 2008

Bossque

Menjadi moderator pada sebuah milis membuat kita dituntut lebih kreatif agar aktifitas milis tetap lancar, mencari topic yang baru dan segar tentunya sangat berharga dalam meningkatkan komunikasi sesama anggota milis. Hal ini yang seringkali saya lakukan, ketika melihat topik diskusi sudah mentok atau sudah habis dikupas, tentunya topik yang baru harus segera dilaunch. Beberapa waktu yang lalu saya melemparkan topik diskusi dengan kata singkat: BOS KU … Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 26 Juli 2008

“Cantik itu Anugrah”

Wanita itu adalah perhiasan, … yang bersamanya kau akan berbagi selamanya. Saat pertama melihatnya, kau akan suka, dan kemudian jatuh cinta setelah memandang “your unborn children in her eyes”

 

Wanita juga sumber inspirasi, begitu banyak para pencinta yang karyanya begitu populer dan mendunia setelah tergores hatinya. Sebutlah Gibran, yang karena Selma Kharamy kemudian melahirkan “Sayap-Sayap Patah”. Ada lagi Khais, yang menjadi representasi Romeo & Juliette versi timur tengah, Khais kemudian merelakan ajalnya karena Layla yang menjadikan “Layla Majenun” Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 26 Juli 2008

Bapak yang Sekke’

Masih kiriman dari teman: …

Seorang bapak yang sangat-sangat pelit
diajak anak tersayangnya untuk naik heli.
Awalnya si bapak tidak setuju karena harus bayar
tapi karena sayang dengan anaknya ia-pun setuju.

Setelah sampai di tempat heli,
si pilot bilang: “Naik bayar U$ 100,
kalau anda bicara di atas nanti didenda U$500,
tapi kalau anda tidak bicara sepatah katapun
akan saya kasih U$ 1000.”

Setelah setuju dgn perjanjian tsb,
heli diterbangkan oleh pilot dengan
cara manuver dan jungkir balik diatas.
Setelah sampai mendarat,
si pilot bilang ke bapak pelit tadi:
“Wah anda hebat, tidak bicara sepatah katapun”

Si bapak bilang:
“Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut didenda.”
“Anda mau bilang apa?” kata si pilot

“Anak saya jatuh.”

Thanks to Eny.

Oleh: amrilarifin | 26 Juli 2008

GOMBAL

Tulisan ini dikirim oleh seorang teman via email, judulnya: GOMBAL

Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu.
Eh, dia buru-buru balik. Katanya: ‘Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?’

Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku,
jujur saja, cuma sekali abisnya, ga pergi2 sih!
Sempet bingung juga, kok aku bisa senyum sendiri.
Baru sadar, aku lagi mikirin kamu.

Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku …
akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.
Berusaha melupakanmu,
sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.

Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau.
Mending aku lari ke bawah dan bersiap menangkapmu.

Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Makassar.
Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

Jangan pernah menjanjikan bintang dan bulan buatku,
cukup janjikan kamu akan selalu bersamaku di bawah cahayanya.

Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu,
aku bakal jawab hidupku, sebab kamulah hidupku, dan menjadi alasanku untuk hidup.

Kamu itu menakutkan!
Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu.
Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu.
Setelah suka sama kamu, aku makin takut kalau jatuh cinta.
Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener-benar takut kehilangan kamu.
Kamu memang menakutkan!

Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis,
Kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.

Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu,
aku hanya mau jadi airmatamu,
yang tersimpan di hatimu,
lahir dari matamu,
hidup di pipimu,
dan mati di bibirmu

Orang bilang Bulan itu indah … tapi aku bilang tidak.
Orang bilang Planet Venus itu cantik … tapi sekali lagi tidak.
Sebab yang Indah dan Cantik itu Bumi … karena ada kamu.

Hehehe … klepek-klepek gak?

Thanks to Deb: Jangan cuma gombal, buktikan dong!

Oleh: amrilarifin | 20 Juli 2008

Kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke PLTA Poso

Pagi itu pemandangan yang berbeda sangat nampak di sekitar kantor PLTA Poso, Desa Sulewana, Kabupaten Poso. Sejumlah pasukan gabungan: Paspampres, Yonif 714: Sintuwu Maroso,  serta Polres Poso, nampak saling berkoordinasi. Pemandangan yang sama juga terjadi pada lokasi Perumahan Bumi Sulewana Damai, utamanya pada sekitar mushalla dan kantin, pada kantin beberapa aparat yang telah ditugaskan melakukan test food atas seluruh makanan yang akan disajikan. Sekitar pukul 10.00, Bupati Poso Piet Inkriwang beserta Anggota DPRD Kab. Poso serta unsur muspida Poso tiba di lokasi, dan langsung menemui Direktur Utama PT. Poso Energy: Bpk. Ahmad Kalla. Hari itu, Jumat 18 Juli 2008, Wapres Jusuf Kalla dijadwalkan akan mengunjungi lokasi PLTA Poso di Desa Sulewana, sekaligus Universitas Kristen Tentena dan Pesantren Gontor Poso. Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 18 Juli 2008

Lagu Gaby: Pay atau Ayoue, siapa Sang Pendusta?

Akhirnya datang juga kebenaran itu …

Untungnya ada Roy Suryo, fakta akhirnya menjadi jelas, bahwa gadis asal Makassar bernama Abe mendapat pengakuan dari Roy Suryo akan keaslian video yang dia bawa. Roy Suryo pun yang mendampinginya di jumpa pers tersebut mengakui telah mengadakan uji keaslian pada video tersebut dan terbukti suara penyanyi dan musik akustik dalam video tersebut adalah benar-benar sama dengan suara penyanyi dan musik yang beredar selama ini di internet dalam berbagai macam visualisasi. Dari video yang dibawa Abe pun terungkap fakta baru bahwa lagu Geby versi akustik yang selama ini beredar di tengah-tengah masyarakat telah dibawakan Abe pada tanggal 11 Juli 2005 pada sebuah pentas seni kampus di kampus STMIK DIPANEGARA Makassar. Dalam video tersebut terbukti juga bahwa Abelah yang memiliki suara yang melantunkan lagu tersebut yang dibuktikan dengan adanya suara teriakan teriakan penonton yang memanggil nama Abe.

Abe, sebagai penyanyi asli Lagu Geby mengaku bahwa lagu yang dibawakannya di pesta seni di kampus STMIK DIPANEGARA Makassar merupakan lagu ciptaan Pai yang notabene adalah anggota grup band Caramel asal Makassar. Pai yang mengakui menciptakan lagu Gaby pada tahun 2003 membenarkan hal itu sekaligus memberitahukan bahwa bait Oh Bintangku yang dibawakan oleh ABE sebenarnya aslinya berbunyi Oh Kekasih. Untuk perubahan itu Abe mengaku telah meminta maaf pada Pai.

Sebagaimana tulisan saya sebelumnya:

https://amrilarifin.wordpress.com/2008/06/30/lagu-geby-dan-mental-tidak-orsinil/,

bukti ini harusnya menampar para peniru dan pendusta yang ada, sebutlah: Dini Suci Lestari yang mengaku menciptakan lagu geby dan dibawakan oleh Pensil Band, bahkan mengatakan sanggup bersumpah di atas Kitab AlQuran bahwa dialah yang menciptakan lagu ini (Luar biasa, demi popularitaskah?, tidak ada yang abadi, jika mental anda rusak), ada lagi DClov Band, The Suns Band dan band-band pendusta lainnya.

A

Setelah temuan ini, masih ada 2 band yang layak mengaku pencipta lagu gaby yakni Band Caramel asal Surabaya dan Makassar (salah satunya pasti pendusta). Band Caramel Surabaya mengakui lagu ini diciptakan pada bulan November 2004 atau setahun setelah Pengakuan Pai dan setahun sebelum Abe membawakan lagu Geby yang fenomenal ini.

A

Kebenaran akan terungkap pada waktunya, walau hingga saat ini masih menunggu pengakuan tulus Ayoue (Caramel Surabaya) atau Pay (Caramel Makassar), sekali lagi Insyaflah … atau menunggu bukti baru terungkap dan kemudian minta maaf, … atau perlu bersumpah seperti Si Dini Suci Lestari? hehehe … malu deh …

A

Thanks to Zalukhu

 

 

Oleh: amrilarifin | 12 Juli 2008

“Berhentilah Menjadi Gelas”

Seorang guru mendatangi seorang muridnya

ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

“Kenapa kau selalu murung, nak?

Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini?

Ke mana perginya wajah bersyukurmu?”

sang Guru bertanya.

 

“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum.

Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya,” jawab sang murid muda.

 

Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.

Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.

 

“Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu,

lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

 

“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru.

“Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.”

 

Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.

 

“Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru.

 

“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.

 

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.

“Sekarang kau ikut aku”, Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka..

“Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.”

 

Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

 

“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.

 

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya,

 

Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”

 

“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.

 

“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”

 

“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi.

 

Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas. “Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. “Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah ditakar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.”

 

Si murid terdiam, mendengarkan.

 

“Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ”hati” yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan hati dalam dadamu itu jadi sebesar danau.”

 

Sumber : (Vicky TEM)

 

Oleh: amrilarifin | 6 Juli 2008

Internal Auditor dan Perilaku Etis

FAKTOR-FAKTOR

YANG MEMPENGARUHI INTERNAL AUDITOR

DALAM BERPERILAKU ETIS/TIDAK ETIS

 

Amril Arifin

 

Abstrak

 

Dalam beberapa dekade terakhir, sorotan dan kritik terhadap profesi auditor, menjadi pekerjaan rumah bagi lingkup profesi ini. Banyaknya kasus dalam dunia bisnis yang terjadi, kemudian menyisakan akuntan sebagai biang dari beberapa skandal. Banyak penelitian/tulisan yang mencoba mengungkap dan menggali hal-hal yang berhubungan dengan auditor, namun masih sangat minim penelitian ataupun tulisan yang berfokus pada internal auditor, kebanyakan tulisan yang pernah ada difokuskan pada eksternal auditor. Tulisan ini mencoba menggali aspek perilaku pada internal auditor, dimana aspek inilah yang paling rentan mempengaruhi para internal auditor dalam berperilaku etis/tidak etis dalam menjalankan perannya sebagai internal control. Kami menemukan beberapa hal seperti aspek Gender, Umur, Pengalaman Kerja, Pengaruh Kelompok, Budaya Organisasi, Pelatihan, serta Sinisme dan Sentivitas Etis, sebagai hal-hal yang mempengaruhi perilaku etis/tidak etis pada internal auditor. Pada akhirnya profesi akuntan harus memikirkan model yang kompleks dan realistik berupa pelatihan atau regulasi yang dapat mengantisipasi trend serta tantangan dalam prektek auditing di masa mendatang.

 

Kata Kunci : Auditor, Internal Audior, Perilaku Etis/Tidak Etis.

Oleh: amrilarifin | 6 Juli 2008

FRAMING EFFECT

FRAMING EFFECT

IN A MANAGERIAL ACCOUNTING DECISION CONTEXT

ON INDIVIDUAL AND GROUP’S PERSPECTIVE

An Empirical Examination of

Prospect Theory and Fuzzy-Trace Theory

 

Amril Arifin

 

Abstract

The purposes of this study are to explore framing effects in a managerial accounting decision context on individual and group’s perspective, and to test the explanatory power of prospect theory and fuzzy-trace theory, on such effects. A number of 279 students in executive class of Magister of Management of Gadjah Mada University participate in this experiment. Results show the existence of the framing effect bias at individual and also group. This result also provides the ability fuzzy-trace theory to predict the bias as does prospect theory, but in experiment hereinafter was designed to distinguish among the explanatory abilities of two theories in an accounting context, this result indicate that the fuzzy-trace theory provides additional power to explain the framing effect. At examination of decision difference between group and individual, result show the existence of group polarization when information presented in gain domain/positive frame, but when information presented in loss-domain/negative-frame, individual and group did not show the existence of group polarization.

Keyword: Framing, Framing Effect, Prospect Theory, Fuzzy-Trace Theory, Decision Making, Managerial Decision, Individual-Group Decision.

Thesis MSi Univesitas Gadjah Mada Yogyakarta, di Presentasikan dan meraih peringkat II pada SNA (Simposium Nasional Akuntansi) VI di Bali.

Oleh: amrilarifin | 2 Juli 2008

iyagie Band: Band Indie asal Poso

Menyebut kata Poso, yang identik adalah kekerasan, konflik dan segudang cerita yang menyeramkan, namun Alhamdulillah dapat dikatakan kondisi saat ini telah membaik, dan semakin kondusif. Pasca perjanjian Malino, semua tokoh agama, adat dan masyarakat bahu-membahu mewujudkan perdamaian di Poso, dengan bantuan pemerintah dan aparat, patut disyukuri saat ini Kabupaten Poso berbenah dan siap mewujudkan cita-cita Sulawesi Timur.

Satu hal yang tidak diduga, dikota ini juga minat para remaja akan musik cukup tinggi … sejak berada di Poso dimulai tahun 2005, event-event yang diadakan cukup menarik para remaja untuk berpartisipasi. Tidak menutup kemungkinan suatu waktu, akan muncul band besar dari daerah ini.

Secara tidak sengaja, saya akhirnya bertemu dengan anak-anak ini, waktu itu nama band nya masih ARLT Band, mereka memiliki potensi, lagunya bagus, hanya saja masih jauh panggang dari api, dalam arti masih jauh dari para pencari bakat.

Usia yang masih dini dan dengan status pelajar tidak menghalangi kreativitas mereka, tidak tanggung-tanggung setelah sharing dengan mereka, enam lagu berhasil di take: Pergilah, Sahabat, Maaf, Hati Yang Berpijar, Karena Cinta, Kuingin Kau Disini.

Secara iseng, saya membawa salah satu lagu mereka ke Radio Venus Makassar, yang memiliki acara khusus untuk Band Indie, alhasil lagu mereka cukup mendapat respon, Lagu Sahabat bertahan tiga minggu dalam chart indie venus.

iyagie band terdiri atas: Jhean pada Vocal, Kiefly pada Guitar, Indra pada Rhytim, Ipink pada Bass, Dhidhiet pada Drum dan Mamat pada Keyboard. iyagie band, memang masih saya anggap Band Anak SMU, namun saya doakan suatu waktu mereka sukses, selamat dan sukses buat iyagie band.

Oleh: amrilarifin | 30 Juni 2008

Lagu Geby dan Mental Tidak Orsinil

“Pernah ada rasa cinta, antara kita, kini tinggal kenangan, ingin kulupakan semua tentang dirimu … “

Itulah bait awal lagu Jauh, atau popular dengan “lagu geby” … lagu ini awal pertama kali saya dengar pada tahun 2006, dapat copy dari teman via CD. Saat itu yang saya tau lagu itu berjudul “Jauh” namun siapa penyanyinya saya belum jelas, hanya info teman tsb adalah lagu itu dinyanyikan oleh anak makassar, tepatnya mahasiswa STMIK Makassar, sedangkan penyanyinya sendiri sudah meninggal … saat mengetahui kisahnya seperti itu, saya kemudian menjadi lebih perhatian dengan lagu “Jauh”, walau hanya direkam dengan gitar akustik, saya sudah langsung tertarik dan mengakui kalau lagu itu bagus. Belakangan saat main ke Radio Venus Makassar, saya kemudian tau kalau lagu itu milik Caramel Band, band asal makassar, adapun kisah bahwa penyanyinya sudah mninggal ternyata hanya kisah yang menyebar dari mulut ke mulut saja, penyanyinya masih hidup koq, saya kemudian berpikir bahwa itu hanya trik yang coba dimainkan oleh band indie untuk mendongkrak popularitas bandnya … toh banyak jalan menuju roma, banyak upaya dan cara untuk band indie kalau mau maju.

Waktu berlalu, dan seringkali saya melihat dalam vcd bajakan yang memuat kompilasi beberapa MP3, lagu “jauh” selalu hadir terselip diantara MP3 band-band besar ditanah air, cukup mengagumkan juga lagu ini, pikir saya. Dua tahun kemudian, tepatnya tahun 2008, sekarang ini … ternyata lagu bagus tersebut memunculkan kontroversi, tidak tanggung-tanggung ada 5 band indie yang mengklaim bahwa lagu tersebut milik mereka, bahkan Roy Suryo pun turun tangan …

“Jauh kau pergi meninggalkan diriku …”

Seperti bait lagunya, lagu ini memang terlalu jauh meninggalkan pemiliknya, tinggallah lagu tanpa pemilik yang kemudian menjadi rebutan … terlepas dari kontroversi akan lagu itu sendiri, adalah hal yang tidak mungkin, secara bersamaan satu lagu diciptakan dengan persis atau mirip. Jika ada pemiliknya pasti ada peniru. Suatu hal yang luar biasa bahwa jelas lagu tersebut bukan miliknya, tapi kemudian dengan gagah dan kemudian mengakui sebagai pencipta, begitulah mental bangsa ini. Seringkali ide-ide orsinil orang lain yang kemudian mengklaim ide itu miliknya 

Berani bersaksi dengan palsu demi sebuah popularitas dan kejayaan adalah hal yang memalukan, sadarlah bung! … yang lebih parah nantinya kalo para produser rame-rame memfasilitasi dan memproduksi lagu yang belum jelas pemiliknya itu … apakah ini tidak membiarkan para peniru dan pencontek untuk tetap hidup … kenapa tidak dicari dulu siapa sejatinya pemilik lagu itu?. Semoga saja para pencontek lagu Geby, segera sadar dan mengaku khilaf …

Oleh: amrilarifin | 30 Juni 2008

Ketika Musim Jambu Tiba

Kenapa juga harus musim jambu? Ada apa dengan musim jambu … koq musim jambu, kan biasanya musim hujan, kemarau, atau musim duren, mangga de el el … itu lontaran kata dari beberapa kawan saat membacanya pada secarik kertas yang terpajang pada dinding kamarku, saat masih kuliah dan nyambi mengajar pada bimbel JILC Makassar (2000-2002), sayapun pernah menjadikannya sebuah artikel yang paling tidak membantu motivasi para siswa untuk bertarung pada kerasnya perebutan kursi UMPTN, waktu itu belum ada jalur khusus, sehingga kelulusan pada UMPTN adalah sebuah prestise yang sangat membanggakan, namun kembali ke pertanyaan awal, ada apa dengan musim jambu … Baca Lanjutannya…

Oleh: amrilarifin | 20 Juni 2008

Finally …

Assalamu Alaikum Wr. Wbr.

Akhirnya … jadi juga memulai sebuah blog … keinginan yang lama tertunda, selain kesibukan, plus rada gaptek namun UNTUNGNYA ADA TEMAN … jadi bisa nanya-nanya sambil belajar, apalagi didaerah terpencil seperti ini, mau nyari toko buku aja susah, sekedar info lokasi saat ini saya berada tepatnya di Desa Sulewana, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah …

Banyak hal yang ingin bisa saya tuliskan disini, selain buat saling sharing ke siapa saja, tukar informasi, termasuk melanjutkan hasrat penelitian yang hampir terlupakan … ketertarikan saya dengan “framing” (nantinya akan saya bahas tersendiri) Insya Allah akan berlanjut … beberapa artikel saya mengenai hal ini dan lainnya dapat di sharing dengan teman-teman yang berminat untuk penelitian di area tsb, selain itu juga untuk curhat dan ngelempar essay dan puisi yang terkadang hanya berakhir ditempat sampah … hehehe …

Semoga ada manfaatnya, Amin

Thanks to: Alwie & Nery … the day when i start this blog

Kategori